(Bawah) Lunch - Sebuah restaurant di Ba Vi, Son Tay
Saat itu sekitar pukul tujuh malam. Hujan turun rintik-rintik menambah suasana menjadi begitu dingin, maklum memang sedang winter di Hanoi saat itu. Suhu udara dilaporkan sekitar 8 derajad celcius. Saya baru memasuki sebuah restoran yang cukup ramai pengunjungnya ketika itu. Kemudian saya memilih tempat duduk di area yang dekat dengan heater, maklum lagi musim dingin, supaya dapat menghangatkan tubuh. Belum sempat saya memesan makanan yang saya inginkan, tiba-tiba dikejutkan dengan suara yang sangat mengganggu. Dar-der-dor!
Entah kenapa? Saya masih sering kaget bila mendengar suara seperti ‘tembakan’ itu, meskipun sudah lama tinggal di Hanoi (Vietnam). Bagi pendatang baru hal itu mungkin saja sangat mengejutkan.
Jangan berprasangka buruk dulu. Itu bukan suara tembakan beneran. Apalagi sampai melukai seseorang atau beberapa orang pengunjung restoran. Suara dar-der-dor itu berasal dari suara bungkus plastik lap tangan. Adalah biasa kalau restoran-restoran di Vietnam menyediakan lap tangan yang dibungkus plastik. Dan, adalah 'adat' kalakuan orang-orang Vietnam membuka bungkus plastik lap tangan itu dengan cara menepok bungkus itu keras-keras sehingga menimbulkan suara seperti ledakan mercon, dar-der-dor! Itu diakibatkan oleh pecahnya bungkus plastik lap tangan itu.
Entah kenapa? Saya masih sering kaget bila mendengar suara seperti ‘tembakan’ itu, meskipun sudah lama tinggal di Hanoi (Vietnam). Bagi pendatang baru hal itu mungkin saja sangat mengejutkan.
Jangan berprasangka buruk dulu. Itu bukan suara tembakan beneran. Apalagi sampai melukai seseorang atau beberapa orang pengunjung restoran. Suara dar-der-dor itu berasal dari suara bungkus plastik lap tangan. Adalah biasa kalau restoran-restoran di Vietnam menyediakan lap tangan yang dibungkus plastik. Dan, adalah 'adat' kalakuan orang-orang Vietnam membuka bungkus plastik lap tangan itu dengan cara menepok bungkus itu keras-keras sehingga menimbulkan suara seperti ledakan mercon, dar-der-dor! Itu diakibatkan oleh pecahnya bungkus plastik lap tangan itu.
Anehnya, itu dilakukan oleh siapa saja, lho. Tua, muda, pria maupun wanitanya. Kapan saja, saat sarapan, makan siang, maupun makan malam. Dan, dimana saja, warung-warung kecil, kedai yang sedang-sedang saja maupun restoran-restoran besar.
Ada-ada saja, ya? Welcome to Vietnam! [rpi]
0 comments:
Post a Comment