Wednesday, 27 February 2008

'Lebaran' TET [Bagian 4 - Peach Blossoms]

Doc. pribadi/Peach Blossoms di saat TET

Kalau kebetulan anda berkunjung ke Vietnam di saat TET, sekitar akhir Januari atau awal Februari, maka anda akan menjumpai aneka bunga warna-warni yang menghiasi rumah-rumah, boulevard, taman kota, ataupun kantor-kantor pemerintah maupun swasta.

Salah satu yang banyak diburu orang Vietnam menjelang TET adalah ‘peach blossoms’ (bunga peach) yang berwarna merah muda (pink). Seminggu menjelang TET maka anda akan menjumpai penjaja peach blossoms, bukan hanya bunganya tetapi berikut batang tanaman maupun pohon tanaman itu sendiri, di hampir setiap jalan yang anda lalui. Kalau di Hanoi, maka tempat-tempat yang banyak dijumpai adanya penjaja bunga itu misalnya di kawasan Ho Tay (West Lake) tepatnya di Jalan Au Co, Jalan Ngi Tam, Jalan Hang Luoc (depan Masjid An-Noor), dan Jalan Pham Van Dong (di depan pintu gerbang kawasan Ciputra International City menuju ke Red River bridge).

Doc. pribadi/penjaja peach blossoms di pinggiran jalan kota Hanoi

Semakin mendekati saat TET maka harga peach blossoms itu semakin mahal. Untuk yang berukuran kecil harganya sekitar VND 60.000 (Rp 34.000), ukuran sedang VND 80.000 (Rp 45.000), dan yang berukuran besar berharga di atas VND 120.000 (Rp 67.000).

Bunga-bunga yang cantik itu hanya mereka pajang kira-kira selama dua minggu saja. Setelahnya, itu akan di letakkan begitu saja di pinggir-pinggir jalan. Kemudian para petani bunga peach akan mengambilnya untuk di tanam kembali di kebun-kebun bunga mereka hingga siap di panen menjelang TET tahun depan.



Doc. pribadi/ penjaja bunga untuk TET di kota Hanoi

Pengusir Setan

Bunga peach dipercaya oleh orang-orang Vietnam, khususnya di bagian utara, sebagai bunga pengusir setan. Asal muasal adanya kepercayaan itu karena sebuah cerita legenda. Alkisah bahwa pada jaman dulu kala, di kawasan timur pegunungan Soc Son (dekat Noi Bai airport – Hanoi), terdapat sebuah pohon peach raksasa. Pohon itu sedemikian besarnya hingga bayangannya menaungi areal yang cukup luas. Di atas pohon itu hiduplah dua dewa yang sangat kuat (bukan Dewa 19-nya Ahmad Dhani ya …) namanya ‘Dewa Tra’ dan ‘Dewa Uat Luy’. Mereka menjaga masyarakat yang tinggal di sekitar district (kecamatan) Soc Son tadi dari gangguan setan. Kabarnya setan-setan di sana sangat takut dengan kedua dewa itu bahkan ketika mereka (setan-setan) melihat pohon peach itu membuat mereka ngeri.

Tetapi sebagaimana pernah dikisahkan sebelumnya di blog ini juga (baca ‘Lebaran’ TET – Bagian 2) bahwa kedua dewa itu harus pergi menemui bos-nya dewa, Ngoc Hoang, di akhir tahun. Selama kedua dewa itu pergi maka para setan memiliki kesempatan mengganggu penduduk yang ada di sana. Untuk melawan gangguan para setan maka penduduk di sana mengambil bunga peach (berikut batangnya) untuk di pajang di rumah-rumah yang mereka yakini dapat mengusir setan-setan itu. Sejak saat itu maka setiap TET tiba maka orang-orang Vietnam, khususnya yang di bagian utara, memajang peach blossoms dengan keyakinan dapat mengusir gerombolan setan.
Bagaimana dengan masyarakat di bagian selatan Vietnam, seperti di Ho Chi Minh City (HCMC) dan sekitarnya? Orang-orang disana lebih suka memajang bunga yang mirip-mirip peach blossoms juga, tetapi berwarna kuning dan berukuran (batang atau pohonnya) lebih kecil. Nama bunga itu Hoa Mai. Orang-orang di bagian selatan memajang bunga itu dengan makna yang lain dengan orang-orang di bagian utara. Hoa Mai yang berwarna kuning itu, yang dipajang di kala TET , melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan. Bukan pengusir setan. Nah lho! Lain tempat, lain pula budaya dan kepercayaan orang-orangnya.

Doc. nn/ Hoa Mai - hiasan TET di HCMC dan sekitarnya

Doc. pribadi/penjaja pernak pernik TET di kota Hanoi


Kum Quat

Adakah pernak pernik lainnya, selain peach blossoms, di kala TET? Masih banyak lagi. Beberapa yang dapat saya sebutkan adalah pohon “Kum Quat”. Itu adalah sejenis pohon jeruk, dimana pohonnya kecil namun buahnya (kuning) lebat. Pohon jeruk itu juga banyak diburu orang menjelang TET tiba. Lainnya, adalah hidangan buah-buahan yang biasa disajikan untuk tamu, misalnya: kelapa, semangka, mangga, papaya, pisang, nanas, jeruk manadarin, apel dan anggur. Ada juga aneka buah yang dikeringkan (manisan) seperti buah cerme, kwaci (biji watermelon/labu kuning yang dikeringkan), dll.


Meriah juga kan suasana TET di Vietnam? Anda ingin berkunjung ke Vietnam?[rpi]



Doc. pribadi/ kumquat (pohon jeruk) untuk hiasan TET di Vietnam


0 comments: