Monday, 24 March 2008

Nikmatnya 'nasgor' di Hanoi

Nasi goreng (nasgor) adalah kegemaran banyak orang di Indonesia. Karenanya tidaklah terlalu sulit untuk menemukan penjual nasi goreng di tanah air. Namun tidak demikian dengan yang dialami blogger anda di Hanoi atau Vietnam.Bukannya itu tidak ada, tetapi kebanyakan dari nasi goreng di sana citarasanya berbeda dengan yang banyak dijumpai di negeri kita. Nasi goreng atau dalam bahasa Vietnamnya “com rang” (baca: kem zang) kalau di Vietnam bumbunya cukup simple. Paling hanya bawang putih dan kecap asin. That’s it.

Kebanyakan nasi goreng di sana menggunakan minyak babi (fat oil) untuk menggorengnya. Atau, kalaupun mereka sudah menggunakan non fat oil, biasanya penjual nasi goreng di sana memberikan campuran berupa potongan ham. Tentu saja itu sebuah masalah bagi blogger maupun kawan-kawan muslim, meskipun bukan persoalan bagi kawan-kawan yang tidak mempersoalkan kehalalan suatu makanan, ketika berkunjung ke Vietnam. Kalau di Indonesia, kebanyakan penjual nasi goreng memberikan campuran potongan daging ayam atau ada juga yang menggunakan daging kambing, seperti nasi goreng kambing di Jalan Kebon Sirih, Jakarta. Ah, jadi teringat kampung-halaman nih.

Kalau anda sebagai seorang muslim yang concern dengan kehalalan suatu makanan, maka saya tidak merekomendasikan anda untuk makan di sembarang restoran ketika anda berada di Vietnam. Carilah info atau tanyakan kepada rekan bisnis atau rekan kontak anda untuk menunjukkan tempat yang menyediakan makanan halal. Ada banyak tempat di Ho Chi Minh City (HCMC) yang menyediakan makanan halal dan ada beberapa tempat di Hanoi. Silakan cek di blog-nya Masyarakat Indonesia – Vietnam, Permai HCMC ataupun Permai Hanoi untuk mendapatkan informasi tempat-tempat (restoran) yang menyediakan makanan halal di Vietnam.


Doc. [http://www.flickr.com/photos/wimar/214404154/] Maaf, saya jadi lupa memoto karena saking keenakan makan nasgor saat itu

Suatu saat kalau anda berada di Hanoi dan sedang kangen dengan nasgor, saya merekomendasikan untuk mencobanya di El Patio, Melia Hotel, Jalan Ly Thuong Kiet, Hai Ba Trung District, Hanoi. Rasanya mantap dan dahsyat. Mirip-mirip nasgor jawa. Maklum chef-nya memang asli Yogyakarta, namanya Pak Wadiono atau sering juga dipanggil Pak Kuat (Bahasa Vietnam: Ong Khoe). Kalau anda jadi ke sana, menurut blogger sepiring nasgor bisa di share untuk dua orang. Porsinya XL, bo! Selain citarasa yang mantap dan dahsyat, khas nasgor jawa, masih ditambahin krupuk udang, 2 tusuk sate daging dan 2 tusuk sate udang lengkap dengan sambal uleg terasi. Blogger berani menjamin itu nasgor terenak di Kota Hanoi, atau bahkan Vietnam. Maaf buat nasgor-nasgor yang di tempat lain. [rpi]

0 comments: